Minggu, 15 Desember 2013

Kita rahim yang sedang dibuahi!

Mungkin itu hal yang tepat buat ngegambarin kondisi kita (KK Reg Jogja) sekarang. Sedang dibentuk, kelak akan lahir, dan akan berdiri mandiri. Bukan cuma jadi pelengkap, seperti yang udah udah.
Awal kopdar reg Jogja, kita cuma ber 6. Dan cuma cowok semua....... Kering.... Kerontang....




 

Sebenernya bertujuh sih. om Ega belum dateng

 
Hahahaha.
Sebenarnya pas setelah kopdar itu, KK Reg Jogja berniat membuat secret project gitu. Yang bakal diluncurin hasilnya tiba tiba, biar menggebrak dan menginspirasi member reg lain. Tapi sayang. Abis bikin wacana gitu membernya ilang semua :))))


Kopdar - Kopdar - Kopdar


KK Reg Jogja mulai ada penyegaran. Mulai muncul member member cowok pas kopdar. Sughoi~
Seneng rasanya tiap kopdar. Bisa ketemu orang orang luar kota. Walaupun akhirnya dibully juga .___.







Apa ini kudeta?

Bukan. Kita (KK Reg Jogja), cuma sedang berinovasi dalam organisasi. Kita coba membuat organisasi yang lebih hidup. Di judul sudah disebut. Kita rahim yang sedang dibuahi. Dan Kancut Keblenger pusat merupakan sang empu rahim.
Kedepannya. KK Reg Jogja sedang menggodok beberapa ramuan ajaib. Semoga sukses, makin solid, dan menginspirasi member Reg lain! HAIL!
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Kancut Keblenger yang sekarang, bukanlah Kancut Keblenger yang dulu. Komunitas yang hangat. Komunitas yang menjadi alasan untuk ngecek notif fesbuk, atau malah terpaksa ngecek gara gara saking ramenya interaksi di dalam grup.

Sekarang? Hahaha.
Kita memang menang dari segi anggota dan produktifas daripada grup lain.
Tapi dari segi interaksi?
Media interaksi cuman via wall perkenalan. Yang tiap bulan mesti keganti gara gara ada member baru yang memperkenalkan diri.
Secara gak sadar, ini malah menimbulkan perpecahan tak terlihat di organisasi. Member lama mulai menarik diri, alasannya, mau nongol tapi gak ada yang kenal. Member lama yang menarik diri diluar membuat circle sendiri yang anggotanya sepaham sependapat. "Grup udah gak asik lagi"
Member baru?
Dulu pas anggota masih 1000an, member baru yang kenalan pada aktif bales wall testimoni mereka di grup. Terjadi perkenalan, situasi mencair.
Pas anggota udah 3000, cuma satu dua yang aktif balesin wall testimoni. Yang lain cuma "nitip" doang. Abis itu pergi.
Oke. Capek juga ngetiknya. Mending langsung tak buat poin poin uneg uneg aja deh.

1. Pembatasan Anggota.
Ini kali kedua saya usul begini. Kita perlu pembatasan anggota! Kalo perlu kita jadiin KK grup ekslusif! Biarin kita dikit yang penting kuat.


2. Buat pengurusan resmi tiap regional.
Buat apa member 3000 tapi yang aktif cuma jabodetabek aja?


3. Jangan cuma rame di twitter.
Emang sik. Jaman sekarang twitter media social paling utama. Tapi menurut saya, interaksi di fesbuk lebih asik. Soalnya gak terbatas karakter.


4. Berhubung poin ke dua. Jangan terpusat di Jabodetabek. Perhatikan juga member regional lainnya.

 
5. Ini terkhusus buat Kak Pina. Mulailah percaya sama member lain. Kalau kakak kecapekan ngurus grup kita semua siap sedia buat bantu kok. Jangan apa apa di handle sendiri. Kita kan juga mau berpartisipasi ngurus grup juga. Hehe.


Satu lagi. Kan ini udah era dijital, gimana kalau kapan kapan kita bikin kopdar serempak di seluruh indonesia. Nah entar terus diadain video conference. Kan keren tuh. Kapan lagi semua member bisa kumpul kumpul, bukan cuma jabodetabek sama jogja doang. Hhe.
 

Udah ah. Niat awalnya kan cuma buat testimoni, kenapa jadi ngelantur gini. *self toyor*
ADIOS!~

11 komentar:

  1. Lah di Jogja tah ternyata. Aku jugaaaaaa lho. Hahaha. Salam kenal ya!
    Yok segera disuarakan ke yang di atas, biar buat pembenahan hehehe

    BalasHapus
  2. Junipan kamu keren! Tapi kamu JANGKRIK!! Itu yg foto pertama kok gak ada aku nya?

    Saya mau menanggapi poin yg kamu jabarkan aja deh
    Poin ke
    1. Pembatasan anggota : menurutku kalau KK punya banyak anggota supaya mudah mendapat sponsor hehe. Tapi banyak anggota tapi tetep bisa interaksi intim menurut saya solusinya dibikin subgrup/tema gitu. Bikin web grup/forum kayak kaskus, jd mgkn kalau dianalogikan KK itu rumah kontrakan, nah subforum itu seperti kamar. Gak dipungkiri kita bakal lebih nyaman di kamar daripada semua nyampur dengan penghuni begitu banyak. IMO

    2.ya hampir sama dgn komen poin no 1. Silaturahmi memperpanjang umur :) Mungkin kalau ada regional kita jd sering bertatap muka, gak cuma di duniamaya

    3. No comment. Mmmmm saya jg jarang ngeblog. cuma kalau ada waktu senggang ngoceh di twitter haha

    5. Haha itu hak founder sih. Tapi apa salahnya memberi kepercayaan kepada anggota lain (minimal yg udah deket ma Jeng Kancut) diberikan amanah untuk jd admin atau apa. Komunitas itu akan besar karena hasil karya dan kerja anggota :)

    BalasHapus
  3. untuk menjadi suatu hal yang hebat perlu banyak rintangan yg dihadapi..
    inilah yg sedang dialami KK Reg JOGJA :')

    BalasHapus
  4. waha Juni jeru :D
    aku yo tak gawe ah~

    BalasHapus
  5. juni, kamu keren. :)
    udah, gitu aja...

    BalasHapus
  6. Jadi mungkin kurang lebih sistem yg mz Juni harapkan ini seperti sistem organisasi sekolah saya, IPM. Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Yang di sana ada PP (Pimpinan pusat), PW (Pimpinan Wilayah di provinsi), PD (Pimpinan Daerah di kota) dan kalo IPM sih ada PC (Pimpinan Cabang di kecamatan) dan PR (Pimpinan Ranting di sekolah.)

    Jadi.. itu garis besarnya.

    Tapi bener juga menurut kak Juni, karena di IPM sendiri pun ada AD/ARTnya, jadi organisasi macam apapun atau grup macam apapun butuh peraturan, program kerja, visi dan misi biar gak digantungin dan jelas kedepannya mau dijadikan apa. Setiap pimpinan cabang maupun daerah berhak memajukan regionalnya masingmasing dengan catatan masih dalam satu tujuan.

    Terus, kalo dibikin grup kayak kaskus kayaknya seru juga .-.

    Kalau mau tau tentang IPM dan seluk beluknya sih ya bisa tanya google aja yaaa xD

    BalasHapus

Berkomenlah dengan santai, tak usah kau terburu buru. I love you~